Rabu, 06 Mei 2020

HANTU CEKIK - CERPEN

HANTU CEKIK Aku tinggal diSemarang bersama suami dan dua anak . Anak pertama perempuan dan yang kedua laki – laki. Rumah kami didaerah perbatasan antara Semarang , Demak dan Ungaran. Tempat favorit kami adalah ruang keluarga dimana semua bisa berkumpul dan terkadang tidak bisa setiap hari. Suatu hari saya habis pulang mengajar sore tidak tahu apa alasannya kenapa anak – anak mau memotret saya. “ Mama sini tak foto!”, “ Tidak usah mama belum ganti baju dan capek karena habis mengajar”, tetapi anak – anak memaksa. Akhirnya saya mengalah .” Ya mama difoto tidak apa – apa tetapi kalau jelek biarin ya”. “ Ok, mereka menjawab dengan serempak” Aku difoto dengan ekspresi seperti biasa dan anak – anak senang . Tetapi saat dicek mereka terkejut. Astaga tanpa diduga dibelakangku ada sesosok wanita berambut panjang ikut berfoto dan bergaya. Waktu itu masih memakai Hand Phone model lama jadi belum ada aplikasi foto untuk setting horor jadi gambar itu nyata . Kami ketakutan “ Kakak apa itu?” “ Ya , ini kok ada dibelakang mama, saya melihat kembali untuk meyakinkan , bayangan atau tidak ternyata gambar wanita dibelakang punggung saya sedang tersenyum dengan rambut sebahu itu ada. Kami ketakutan . “ Hapus saja mama takut.” “ Ya ma” jawab mereka. Adiknyapun ikut takut. Setiap maghrib anak – anak ikut mengaji dengan teman – temannya pada ustad dikampung kami. Saya rutin menyiapkan dua gelas minum dan kue untuk anak – anak agar segar setelah mengaji. Disaat menunggu anak – anak pulang dari mengaji saya sering melihat sosok anak – anak kecil berlarian keluar masuk rumah. Tetapi begitu ku dekati tidak ada anak – anak kecil itu. Kemana perginya aku tidak tahu. Terkadang juga ada suara anak kecil berbincang – bincang dan tertawa tetapi saat kutanya pada suami tidak ada dan tidak mendengar dan anak – anak juga sudah tidur dikamar masing -masing . Merinding semua badan saya . Takut rasanya . Suatu saat saya tidur dirumah sendiri karena anak – anak dan suami tidur diteras depan bersama banyak warga ditempat saya. Pada saat itu muncul isu hantu cekik sehingga bapak - bapak dan remaja laki – laki melaksanakan ronda. Sedangkan yang perempuan dan ibu – ibu serta anak – anak kecil berada diteras rumah untuk tidur bareng – bareng didepan . Seperti biasa aku tidak bisa tidur kalau tidak dalam kamar yang terkunci sehingga aku masuk kekamarku untuk tidur sendiri. Kamar ku kunci rapat . Malam semakin larut sekitar jam 02.00 aku terbangun antara mimpi dan kenyataan ada seorang pria datang didepan rumah kami turun dari motor kemudian mengetuk pintu depan tetapi terus berusaha masuk kedalam dan memaksa membuka pintu kamarku. Aku tahan tetapi tidak bisa karena dia begitu besar badannya. Aku ketakutan sekali dia berusaha mencekik leherku. Aku berusaha melawan tetapi tidak bisa. Aku terus menyebut nama Allah, ya Allah selamatkan aku, bebaskan hambamu ini. Sampai kurang lebih dua jam dia terus mencekikku sampai aku bisa melepaskan diri. Badanku berkeringat karena ketakutan dan badanku lemah karena tidak bisa menahan cekikan dia dileherku. Hari sebelumnya aku juga pernah mengalami hal yang sama aku didatangi seseorang saat tidur dan mencekikku . Aku takut sekali. Seolah malam itu adalah akhir dari hidupku. Sore hari aku duduk – duduk diteras rumah dan tetangga melewati rumah dengan anak –anak mereka . Kami bertegur sapa . Sampai mereka bilang , “ Bu Pri , tadi anak – anak takut “,”Kenapa? Tanyaku. Kata mereka ternyata anak – anakmelihat gerombolan monyet dirimbunan pohon . Anak – anak melihat monyet bergelantungan dan menari – nari. “ Saya dari tadi disini kok tidak melihat kataku dengan bingung. Aku tambah heran kok ada monyet juga didekat rumah tetapi didepan rumah tetangga. Penulis Prihariyani,S.Pd.,M.Hum. SMPN 3 Mranggen Demak Jawa Tengah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LEBARAN _ CERPEN

 Pagi yang cerah tanggal 2 Mei 2022. Hari pertama lebaran tahun 2022. Pandemi covid sudah berlalu. Hari yang dinanti banyak umat muslim di d...