Kamis, 29 Juli 2021

BU SUKAR_ CERPEN

 Anjeli berlari ke arah penjual cilok. "Lek beli Cilok tiga ribu sedikit saosnya ya!" "Ok kak ." Belum selesai diberikan ke Anjel datanglah bu Sukar. "Lek , itu aku dulu ya, anakku selak pengin!" Sambil mengambil cilok dipanci dan makan beberapa. "Lho kok agak asin." "Besok lagi dikurangi garamnya Lek!" Berapa ini?" "Punya mbak Anjel , bu." "Aku dulu saja, anakku rewel kok!" " Tiga Ribu bu." " Dua Ribu saja, uangku kurang." Lalu bu Sukar pergi membawa cilok itu. Tak lupa dia minta tambah saos. Anjeli dongkol tapi dia sabar . "Maaf mbak." " Ya lek tidak apa _apa." Memang dia kebiasaan seperti itu. 

Bu Sukar sampai dirumah. Anaknya senang dibelikan Ibunya. " Ini sayang,kesukaanmu,cilok." " Banyak sekali bu.""Ya, Ibu beli banyak kok ." "Terimakasih bu." " Ok." 

"Permisi, bu Sukar , Ibu dipanggil nenek saya ke rumah!" " Maaf Reno, bu Sukar lagi sibuk bisnis." "Tapi kata nenek Ibu diminta sebentar kesana!" " Lah repot amat , bilang sama nenekmu bu Sukar mau Google Meet jadi tidak ada waktu." " Google Meet tentang apa bu ?" " Ehhhh apa urusanmu ? "" Anak kecil kok kepo." " Ya sudah bu ini catatan darj nenek ,katanya Ibu pinjam beras lima kilo belum dikembalikan, nenek berasnya nau habis bu." "Habis kok laporan, kalau aku memang belum sempat mengembalikan, dipinjami beras baru beberapa menit sudah bingung." Reno keluar dia malas berurusan dengan wanita itu. "Dasar orang aneh ." 

Ibu _ Ibu PKK berencana piknis tipis _ tipis karena sudah jenuh dirumah. Mereka berkumpul dirumah bu Manto. Bu Sukar datang terakhir pakai baju baru menyala dan sandal high heel. " Kok baru datang bu Sukar , rapat sudah mulai dua jam yang lalu." "Hasilnya apa, Kok tidak nunggu aku dulu?" " Ibu ditunggu tidak datang 2 dan semua sudah hadir." "Keputusan rapat ini wisata akan dilaksanakan Sabtu depan saat hari libur, iuran wisata seratus ribu termasuk 2 kali makan dan tiket masuk. " 

" Mahal amat!" "Aturan darimana itu?" "Seharusnya makan dua kali dan snack satu kali." " Tidak cukup uangnya bu." " Sini, aku saja konsumsinya, begitu saja tidak pecus! "" Ibu bisa mengusahakan? Karena rencana akan pesan dari catering Ibu 2 disini." " Tidak usah catering segala malah mahal ." 

Akhirnya Ibu _ Ibu sepakat untuk menyerahkan konsumsi ke Ibu Sukar." Uang akan kita berikan hari Rabu njih bu ." " Ya, secepatnya memang persiapan itu gampang." Ibu _ Ibu saling berpandangan mereka was was tapi tak berani mengatakan. Hari Rabu uang sudah ditangan bu Sukar. Ibu _Ibu gembira menanti saat wisata dengan teman 2 . Mereka persiapan baju,tas ,sandal ,topi , kacamata baru. 

Hari yang ditunggu datang. Sabtu pagi jadwal keberangkatan wisata Ibu _Ibu . Pagi _pagi mereka sudah dibis ada yang lengkap satu keluarga tapi banyak yang hanya dengan anaknya." Kurang siapa ini?" Kurang bu Sukar . Bu RT menelpon bu Sukar tapi HP off. Anak _anak remaja turun dan lari ke rumah bu Sukar karena pengin segera berangkat. Didepan rumah bu Sukar anak _anak melihat pintu ditutup. MPagar juga dikunci dari luar. Anak _anak melompat karena pagar pendek dan rumah kosong. Bu Sukar pergi kata mbah Rozad  sebelahnya ke luar kota selama satu Minggu. Lah , anak _ anak kaget dan melapor ke bis. 

Rombongan panik. Karena uang dibawa bu Sukar. Mereka marah,sedih,jengkel tidak karuan. Bu RT juga bingung dengan tingkah bu Sukar. Akhirnya mereka sepakat melanjutkan perjalanan pakai uang bu RT dulu. Didalam bis Ibu 2 lega. Karena kebanyakan sangunya mepet. 

Tibalah mereka ditempat wisata. Masuk ditempat yang sangat indah wisata kota Ibu 2 dan keluarganya menyebar menikmati suasana wisata dan menyegarkan pikiran. Mereka berfoto baik selfi atau dalam rombongan. Gaya mereka tidak kalah dengan influncer dan artis Ibu kota. 

Bu Renggo duduk ditaman dengan beberapa Ibu 2. Mereka mengamati ada pengamen disana. "Lho ,itu bukannya bu Sukar?" " Ya,benar,suara bu Sukar itu. Bu Sukar  masih asik mengamen tidak memperhatikan rombongan Ibu 2 tetangganya. Ibu 2 menunduk saat bu Sukar mendekat mereka dan didepan meŕeka bu Sukar mengamen. Tapi bu Sukar tahu salah satu anak itu Reno yang dia marahi. Bu Sukar lari kejalan raya dengan kencang. Ibu 2 melongo. Mereka meneteskan air mata. Mau berteriak mengejar tidak tega. Sampai sekarang bu Sukar tidak diketahui rimbanya. Rumah kontrakan ditinggalkan begitu saja. Anaknya ikut ortu bu Sukar. 

Penulis

Prihariyani,S Pd.,M.Hum.

SMPN 3 Mranggen

Demak

Jawa Tengah


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LEBARAN _ CERPEN

 Pagi yang cerah tanggal 2 Mei 2022. Hari pertama lebaran tahun 2022. Pandemi covid sudah berlalu. Hari yang dinanti banyak umat muslim di d...